Memiliki website company profile yang profesional bukan lagi sekadar pelengkap bagi sebuah bisnis. Website dapat menjadi tempat calon pelanggan mengenal perusahaan, memahami layanan yang ditawarkan, melihat portofolio, membaca informasi bisnis, hingga menghubungi tim secara langsung.
Namun, membuat website company profile profesional tidak selalu berarti harus menguasai coding dari awal. Dengan WordPress dan Elementor Pro, proses merancang tampilan website dapat dilakukan secara visual melalui editor yang lebih mudah digunakan.
Elementor Pro sendiri merupakan ekstensi dari Elementor yang menyediakan berbagai fitur profesional untuk memperluas kemampuan pembuatan website, termasuk Theme Builder, formulir visual, template profesional, serta berbagai widget dan fitur tambahan.
Lalu, bagaimana cara membuat website company profile menggunakan Elementor Pro agar tampil profesional, mudah digunakan, responsif, dan tetap mendukung kebutuhan SEO?
Simak panduan lengkap berikut.
Table of Contents
Apa Itu Website Company Profile?
Website company profile adalah website yang berisi informasi mengenai sebuah perusahaan atau bisnis.
Umumnya, website ini digunakan untuk memperkenalkan:
- Profil perusahaan
- Produk atau layanan
- Keunggulan bisnis
- Portofolio
- Tim atau perusahaan
- Testimoni pelanggan
- Informasi kontak
- Lokasi bisnis
- Artikel atau informasi terbaru
Berbeda dengan toko online yang fokus pada transaksi langsung, website company profile lebih banyak berfungsi sebagai media informasi, branding, kredibilitas, dan sarana mendapatkan calon pelanggan.
Karena itu, desain website company profile sebaiknya tidak hanya terlihat menarik. Struktur informasinya juga harus jelas dan memudahkan pengunjung menemukan apa yang mereka cari.
Mengapa Menggunakan Elementor Pro untuk Company Profile?
Salah satu alasan Elementor Pro banyak digunakan untuk pembuatan website WordPress adalah fleksibilitas desainnya.
Elementor menyediakan editor visual sehingga berbagai bagian halaman dapat dirancang tanpa harus mengedit kode secara manual untuk setiap perubahan tampilan.
Lebih jauh lagi, Elementor Pro menyediakan Theme Builder yang dapat digunakan untuk merancang bagian penting website seperti header, footer, halaman, posting, archive, dan bagian website lainnya secara visual.
Bagi website company profile, kemampuan tersebut cukup bermanfaat karena Anda dapat membuat identitas visual yang konsisten di berbagai halaman.
1. Tentukan Tujuan Website Company Profile
Sebelum membuka Elementor, tentukan terlebih dahulu tujuan website.
Jangan langsung fokus pada warna, animasi, atau efek visual.
Tanyakan:
“Apa yang ingin dilakukan pengunjung setelah membuka website?”
Contohnya:
- Menghubungi perusahaan
- Meminta penawaran
- Melihat layanan
- Melihat portofolio
- Menghubungi melalui WhatsApp
- Mengisi formulir konsultasi
- Membaca informasi perusahaan
Tujuan tersebut akan menentukan struktur halaman dan CTA yang digunakan.
Misalnya perusahaan menawarkan jasa digital marketing, maka tombol seperti “Konsultasi Sekarang” atau “Minta Penawaran” bisa menjadi salah satu CTA utama.
2. Siapkan Struktur Halaman Website
Company profile yang profesional sebaiknya memiliki struktur navigasi yang sederhana.
Struktur dasar yang dapat digunakan misalnya:
– Home
Halaman utama yang memperkenalkan perusahaan secara singkat.
– Tentang Kami
Berisi profil, visi, misi, pengalaman, dan nilai perusahaan.
– Layanan
Menjelaskan layanan yang ditawarkan secara terstruktur.
– Portofolio
Menampilkan proyek atau pekerjaan yang pernah dikerjakan.
– Testimoni
Menampilkan pengalaman pelanggan apabila tersedia.
– Blog
Berisi artikel edukatif yang relevan dengan industri bisnis.
– Kontak
Berisi informasi kontak, formulir, alamat, dan CTA.
Tidak semua bisnis harus memiliki halaman yang sama. Struktur sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter perusahaan.
3. Gunakan Desain yang Konsisten
Kesalahan yang sering terjadi ketika membuat website adalah menggunakan terlalu banyak warna, jenis font, dan gaya desain.
Untuk website company profile, gunakan design system sederhana.
Misalnya:
- 1–2 warna utama brand
- 1 warna aksen
- 1–2 jenis font
- Gaya tombol yang konsisten
- Jarak antarbagian yang konsisten
- Bentuk kartu yang seragam
Jika identitas perusahaan menggunakan warna hijau dan hitam, misalnya, jangan kemudian menambahkan terlalu banyak warna berbeda hanya karena tersedia di Elementor.
Konsistensi membuat website terlihat lebih profesional.
4. Buat Header Profesional dengan Elementor Pro
Header adalah salah satu bagian pertama yang dilihat pengunjung.
Header company profile biasanya terdiri dari:
Logo | Menu Navigasi | Tombol CTA
Contohnya:
Logo OurDigital Store | Home | Tentang | Layanan | Blog | Kontak | Konsultasi
Dengan Elementor Pro, Anda dapat menggunakan Theme Builder untuk membuat header secara visual dan menerapkannya pada bagian website sesuai kondisi tampilan yang dibutuhkan.
Pastikan menu tidak terlalu panjang.
Jika terlalu banyak menu, pengunjung justru akan kesulitan menentukan halaman yang harus dibuka.
5. Buat Hero Section yang Menjelaskan Bisnis
Hero section adalah bagian utama yang muncul ketika pengunjung pertama kali membuka homepage.
Jangan hanya menulis:
“Selamat Datang di Website Kami.”
Kalimat tersebut kurang memberikan informasi.
Lebih baik gunakan struktur:
1. Headline
Jelaskan apa yang bisnis Anda lakukan.
2. Deskripsi
Berikan penjelasan singkat mengenai manfaat atau solusi yang ditawarkan.
3. CTA
Arahkan pengunjung ke tindakan berikutnya.
Contohnya:
Solusi Digital untuk Membantu Bisnis Tumbuh Lebih Optimal
Kami membantu bisnis membangun website profesional dan strategi digital yang sesuai dengan kebutuhan.
[Konsultasi Sekarang]
Dengan struktur seperti ini, pengunjung dapat memahami bisnis Anda hanya dalam beberapa detik.
6. Tampilkan Keunggulan Perusahaan
Setelah hero section, tampilkan beberapa alasan mengapa calon pelanggan perlu mempertimbangkan bisnis Anda.
Misalnya:
- Berpengalaman
- Tim profesional
- Proses transparan
- Support responsif
- Solusi sesuai kebutuhan
- Garansi layanan tertentu
Namun, hindari membuat klaim yang tidak dapat dibuktikan.
Dalam prinsip E-E-A-T, informasi yang ditampilkan sebaiknya dapat dipertanggungjawabkan.
Jika perusahaan mengklaim memiliki pengalaman tertentu, sebaiknya didukung dengan informasi nyata seperti jumlah proyek, studi kasus, sertifikasi, atau pengalaman tim apabila memang tersedia.
7. Buat Section Layanan yang Jelas
Pengunjung perlu memahami apa yang sebenarnya ditawarkan perusahaan.
Buat section layanan dengan struktur yang mudah dipindai.
Contohnya:
1. Website Development
Pembuatan website profesional sesuai kebutuhan bisnis.
2. SEO
Optimasi website untuk membantu meningkatkan visibilitas di mesin pencari.
3. Google Ads
Pengelolaan kampanye iklan untuk menjangkau calon pelanggan yang relevan.
Setiap layanan sebaiknya memiliki:
- Nama layanan
- Deskripsi singkat
- Manfaat
- CTA
Jika layanan cukup banyak, Anda juga dapat membuat halaman khusus untuk setiap layanan.
8. Tambahkan Portofolio atau Studi Kasus
Portofolio merupakan salah satu bagian penting untuk membangun kepercayaan.
Daripada hanya mengatakan:
“Kami profesional dan berpengalaman.”
Lebih kuat apabila Anda dapat menunjukkan hasil pekerjaan yang relevan.
Untuk setiap proyek, Anda dapat menampilkan:
- Nama proyek
- Jenis bisnis
- Permasalahan
- Solusi
- Proses
- Hasil
- Screenshot atau dokumentasi
Pastikan informasi yang ditampilkan memang benar dan Anda memiliki hak untuk mempublikasikannya.
9. Tambahkan Testimoni Pelanggan
Testimoni dapat membantu memberikan perspektif dari pelanggan yang pernah menggunakan produk atau layanan.
Namun, jangan membuat testimoni fiktif.
Gunakan testimoni nyata dan, jika mendapat izin, tampilkan informasi pendukung seperti nama, perusahaan, foto, atau konteks proyek.
Anda juga dapat membuat section sederhana:
Apa Kata Pelanggan Kami?
Kemudian tampilkan beberapa testimonial dengan desain yang konsisten.
10. Buat Formulir Kontak
Website company profile idealnya tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga menyediakan cara mudah untuk menghubungi bisnis.
Elementor Pro menyediakan fitur untuk membuat formulir secara visual dan mengatur tampilannya sesuai desain website. Elementor juga menyediakan berbagai kemampuan integrasi pada fitur marketing yang tersedia berdasarkan paket yang digunakan.
Formulir dapat berisi:
- Nama
- Nomor telepon
- Nama perusahaan
- Kebutuhan
- Pesan
Jangan membuat formulir terlalu panjang jika tidak diperlukan.
Semakin banyak informasi yang diminta, semakin besar kemungkinan pengunjung merasa enggan mengisinya.
11. Buat Website Responsive
Website company profile harus terlihat baik di berbagai perangkat.
Jangan hanya mengecek tampilan desktop.
Periksa juga:
- Smartphone
- Tablet
- Laptop
- Desktop
Elementor menyediakan responsive editing sehingga berbagai pengaturan desain dapat disesuaikan berdasarkan perangkat. Pengguna juga dapat melihat dan menyesuaikan tampilan berdasarkan ukuran layar.
Perhatikan beberapa elemen berikut:
- Ukuran heading
- Ukuran tombol
- Jarak antarsection
- Ukuran gambar
- Posisi menu
- Ukuran font
- Lebar container
Website yang terlihat bagus di desktop belum tentu nyaman digunakan di smartphone.
12. Optimalkan Kecepatan Website
Desain yang bagus tidak akan maksimal jika website sangat lambat.
Karena itu, optimasi performa perlu diperhatikan sejak awal.
Beberapa hal yang dapat dilakukan:
1. Kompres gambar
Gunakan ukuran gambar yang sesuai dengan kebutuhan.
2. Hindari terlalu banyak animasi
Animasi yang berlebihan dapat membuat halaman terasa berat dan mengganggu pengalaman pengguna.
3. Gunakan plugin seperlunya
Terlalu banyak plugin dapat meningkatkan kompleksitas website.
4. Gunakan hosting yang sesuai
Hosting merupakan salah satu komponen penting dalam performa website.
Elementor sendiri menyediakan sejumlah fitur performa yang ditujukan untuk membantu optimasi loading, termasuk optimasi pemuatan gambar dan pengelolaan elemen tertentu.
Namun, performa website tidak hanya ditentukan oleh Elementor. Hosting, plugin, tema, gambar, konfigurasi WordPress, dan kode tambahan juga dapat memengaruhinya.
13. Terapkan Struktur SEO On-Page
Website company profile juga perlu memperhatikan SEO.
Setiap halaman sebaiknya memiliki tujuan keyword yang jelas.
Contohnya:
Homepage:jasa digital marketing
Halaman layanan:jasa pembuatan website
Halaman artikel:cara membuat website company profile
Perhatikan juga:
- Title tag
- Meta description
- Heading H1, H2, dan H3
- URL yang singkat
- Internal link
- Alt text gambar
- Struktur konten
- Kecepatan halaman
- Mobile usability
Elementor membantu pada sisi pembuatan dan pengaturan visual, tetapi Elementor bukan pengganti strategi SEO secara keseluruhan.
Konten, keyword research, technical SEO, internal linking, kualitas informasi, dan pengalaman pengguna tetap perlu diperhatikan.
14. Buat Footer yang Informatif
Footer sering dianggap tidak penting, padahal bagian ini dapat membantu navigasi dan kredibilitas.
Anda dapat memasukkan:
– Tentang Perusahaan
Deskripsi singkat.
– Navigasi
Home, About, Services, Blog, Contact.
– Kontak
Email, WhatsApp, alamat, atau informasi bisnis yang relevan.
– Social Media
Jika perusahaan memiliki akun resmi.
– Copyright
Informasi hak cipta website.
Dengan Elementor Pro Theme Builder, footer juga dapat dirancang secara visual dan digunakan secara konsisten di berbagai bagian website.
15. Pastikan CTA Mudah Ditemukan
Tujuan akhir website company profile biasanya bukan hanya mendapatkan kunjungan.
Bisnis ingin mendapatkan lead atau calon pelanggan.
Karena itu, CTA harus terlihat jelas.
Contoh CTA:
- Konsultasi Sekarang
- Hubungi Kami
- Minta Penawaran
- Lihat Layanan
- Jadwalkan Konsultasi
- WhatsApp Kami
Jangan meletakkan CTA hanya sekali di bagian paling bawah halaman.
Untuk halaman yang panjang, CTA dapat ditempatkan secara strategis setelah bagian yang memberikan informasi penting.
Contoh Struktur Homepage Company Profile dengan Elementor Pro
Berikut struktur sederhana yang bisa Anda jadikan referensi:
1. Header
Logo + menu + CTA
↓
2. Hero Section
Headline + deskripsi + CTA + visual
↓
3. Keunggulan
3–4 alasan memilih perusahaan
↓
4. Layanan
Daftar layanan utama
↓
5. Tentang Perusahaan
Profil singkat + CTA
↓
6. Portofolio
Proyek atau studi kasus
↓
7. Testimoni
Pengalaman pelanggan
↓
8. Artikel Terbaru
Konten edukatif
↓
9. CTA
Ajakan konsultasi
↓
10. Footer
Kontak + navigasi + informasi perusahaan
Struktur tersebut tidak harus diterapkan secara kaku. Sesuaikan dengan kebutuhan bisnis dan perilaku target audiens.
Tips Agar Website Company Profile Terlihat Profesional
Selain menggunakan Elementor Pro, kualitas website juga ditentukan oleh cara informasi disajikan.
Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
1. Gunakan visual berkualitas
Hindari gambar buram atau gambar stok yang tidak relevan.
2. Jangan terlalu banyak teks
Gunakan paragraf pendek dan heading agar konten mudah dipindai.
3. Gunakan whitespace
Jangan memenuhi setiap bagian halaman dengan elemen.
4. Konsisten dengan branding
Gunakan warna, font, dan gaya visual yang sesuai dengan identitas bisnis.
5. Buat navigasi sederhana
Pengunjung harus dapat menemukan halaman penting dengan mudah.
6. Tampilkan bukti
Portofolio, studi kasus, sertifikasi, pengalaman, atau testimoni nyata dapat membantu memperkuat kepercayaan.
7. Utamakan pengguna mobile
Pastikan tombol mudah ditekan dan teks mudah dibaca di layar kecil.
Apakah Membuat Company Profile dengan Elementor Pro Harus Bisa Coding?
Tidak selalu.
Salah satu kelebihan Elementor adalah pendekatan visual dalam membangun halaman. Banyak kebutuhan desain dapat dilakukan melalui editor tanpa menulis kode dari awal.
Namun, kemampuan HTML, CSS, JavaScript, atau PHP tetap dapat menjadi nilai tambah jika Anda ingin melakukan customization yang lebih kompleks.
Jadi, Elementor Pro dapat menjadi alat untuk mempermudah proses pembuatan website, tetapi hasil akhirnya tetap bergantung pada kemampuan pengguna dalam menyusun struktur, desain, konten, dan optimasi website.
Kesimpulan
Membuat website company profile profesional dengan Elementor Pro dapat dilakukan dengan proses yang lebih terstruktur, mulai dari menentukan tujuan website, membuat sitemap, merancang homepage, membangun header dan footer, menampilkan layanan, portofolio, testimoni, hingga menyediakan formulir dan CTA.
Elementor Pro memberikan berbagai fitur yang membantu proses tersebut. Salah satunya adalah Theme Builder yang memungkinkan bagian penting website seperti header, footer, post, dan archive dirancang secara visual.
Namun, website profesional bukan hanya tentang tampilan.
Konten yang bermanfaat, navigasi yang jelas, performa yang baik, responsive design, SEO on-page, serta informasi bisnis yang dapat dipercaya sama pentingnya.
Jika semua elemen tersebut diperhatikan, website company profile tidak hanya menjadi halaman informasi perusahaan, tetapi juga dapat menjadi aset digital untuk membangun kredibilitas dan membantu menghasilkan calon pelanggan.

🚀 Butuh Elementor Pro Lisensi Original?
Jika Anda ingin membangun website company profile dengan fitur Elementor Pro yang lebih lengkap, Anda dapat melihat produk Elementor Pro Lisensi Original dari OurDigital Store melalui halaman berikut:
👉 Cek Elementor Pro Lisensi Original di OurDigital Store
Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin berkonsultasi mengenai setup Elementor Pro, silakan hubungi OurDigital Store melalui WhatsApp
💬 Konsultasi Elementor Pro via WhatsApp
Mulai bangun website company profile yang profesional, responsif, dan sesuai kebutuhan bisnis Anda dengan Elementor Pro Original.
