Elementor Gratis vs Elementor Pro: Apa Saja Perbedaannya?

Elementor Gratis vs Elementor Pro: perbandingan fitur dan keunggulan

Banyak pengguna WordPress yang ingin membuat website profesional sering dihadapkan pada pilihan: cukup menggunakan Elementor Gratis atau sebaiknya menggunakan Elementor Pro? Pertanyaan ini wajar, terutama bagi pemula yang baru mulai membangun website dan ingin menghemat biaya.

Elementor sendiri menyediakan versi gratis yang sudah cukup untuk membuat halaman dengan editor visual drag-and-drop. Sementara itu, Elementor Pro merupakan versi berbayar yang menambahkan berbagai fitur profesional, seperti Theme Builder, widget Pro, fitur marketing, kemampuan WooCommerce pada paket tertentu, serta kontrol desain yang lebih luas.

Jadi, apakah Elementor Pro benar-benar diperlukan?

Jawabannya tergantung kebutuhan website Anda. Jika hanya ingin membuat halaman sederhana, versi gratis mungkin sudah cukup. Namun, untuk website bisnis, landing page, toko online, company profile, maupun website yang membutuhkan kontrol desain lebih lengkap, Elementor Pro dapat memberikan lebih banyak fleksibilitas.

Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan Elementor Gratis vs Elementor Pro secara lengkap agar Anda bisa menentukan pilihan dengan lebih tepat.


Apa Itu Elementor Gratis?

Elementor Gratis atau Elementor Core adalah versi dasar dari Elementor yang dapat digunakan untuk membuat dan mengedit halaman WordPress secara visual.

Salah satu keunggulan utamanya adalah editor drag-and-drop. Anda dapat menambahkan elemen seperti heading, gambar, teks, tombol, video, dan berbagai elemen dasar lainnya tanpa harus menulis kode dari awal.

Bagi pemula, pendekatan seperti ini membuat proses pembuatan halaman menjadi lebih mudah karena perubahan desain dapat dilihat secara langsung melalui editor visual.

Elementor sendiri menjelaskan bahwa versi gratis menyediakan kebutuhan dasar untuk memulai, termasuk visual drag-and-drop builder, widget dasar, template, serta kemampuan editing responsif.

Kapan Elementor Gratis sudah cukup?

Elementor Gratis dapat menjadi pilihan apabila Anda:

  • Baru belajar membuat website WordPress.
  • Membuat blog sederhana.
  • Membuat halaman informasi dasar.
  • Membutuhkan landing page sederhana.
  • Tidak memerlukan custom header dan footer yang kompleks.
  • Tidak membutuhkan fitur marketing tingkat lanjut.
  • Ingin mencoba workflow Elementor sebelum beralih ke versi Pro.

Dengan kata lain, gratis bukan berarti tidak berguna. Elementor Gratis sudah dapat menjadi fondasi yang baik untuk memulai website.


Apa Itu Elementor Pro?

Elementor Pro adalah ekstensi premium Elementor yang menambahkan berbagai fitur profesional di atas Elementor Core. Elementor menjelaskan bahwa Pro dirancang untuk memperluas kemampuan desain dan mempercepat workflow pembuatan website.

Dengan Elementor Pro, pengguna mendapatkan akses ke berbagai fitur tambahan untuk membangun website yang lebih kompleks.

Salah satu perbedaan terbesar adalah kemampuan Theme Builder, yang memungkinkan pengguna membuat dan mengatur bagian website seperti header, footer, template single post, archive, dan bagian tertentu dari WooCommerce secara visual.

Selain itu, Elementor Pro juga menyediakan fitur seperti Form Builder, widget profesional, Dynamic Content, serta berbagai fitur pemasaran dan e-commerce yang bergantung pada paket Pro yang digunakan.


Elementor Gratis vs Elementor Pro: Apa Perbedaannya?

Berikut beberapa perbedaan utama yang perlu diperhatikan.

1. Jumlah dan Jenis Widget

Perbedaan pertama yang cukup terasa adalah ketersediaan widget.

Elementor Gratis menyediakan widget dasar yang dibutuhkan untuk membuat halaman, seperti:

  • Heading
  • Text Editor
  • Image
  • Video
  • Button
  • Spacer
  • Icon
  • Divider
  • Google Maps
  • Image Gallery
  • dan beberapa elemen lainnya.

Sementara Elementor Pro memberikan tambahan berbagai widget profesional yang dapat digunakan untuk kebutuhan website yang lebih kompleks.

Contohnya termasuk widget untuk konten dinamis, formulir, testimonial, portfolio, posting, countdown, serta berbagai elemen lainnya.

Kesimpulannya: untuk halaman sederhana, widget gratis mungkin sudah cukup. Namun, jika ingin membangun halaman bisnis dengan kebutuhan yang lebih kompleks, widget Pro dapat mengurangi kebutuhan menggunakan banyak plugin tambahan.


2. Theme Builder

Ini merupakan salah satu perbedaan paling penting.

Pada website WordPress, tampilan tidak hanya terdiri dari halaman utama. Ada header, footer, halaman artikel, halaman kategori, halaman pencarian, dan berbagai bagian lainnya.

Dengan Elementor Pro Theme Builder, pengguna dapat membuat desain berbagai bagian tersebut secara visual.

Misalnya, Anda ingin:

Header website memiliki logo di sebelah kiri, menu di tengah, dan tombol WhatsApp di sebelah kanan.

Dengan Theme Builder, desain tersebut dapat dibuat secara visual tanpa harus mengedit file tema WordPress secara manual.

Elementor menjelaskan bahwa Theme Builder dapat digunakan untuk membuat custom header, footer, single page, single post, archive, search page, hingga bagian WooCommerce tertentu.

Ini sangat berguna untuk website bisnis yang membutuhkan identitas visual yang konsisten.


3. Form Builder

Website bisnis biasanya membutuhkan formulir.

Contohnya:

  • Form kontak
  • Form permintaan penawaran
  • Form pendaftaran
  • Form konsultasi
  • Form newsletter
  • Form lead generation

Elementor Pro memiliki Form Builder yang memungkinkan pengguna membuat formulir secara visual.

Form tersebut dapat dikustomisasi dari sisi field, layout, typography, spacing, dan tampilan responsif. Elementor juga menyediakan kemampuan integrasi dengan sejumlah layanan marketing dan CRM melalui fitur yang tersedia pada paket terkait.

Dengan begitu, Anda tidak selalu harus memasang plugin form terpisah hanya untuk membuat formulir yang sesuai dengan desain website.


4. Popup Builder

Elementor Pro juga menawarkan Popup Builder pada paket tertentu.

Popup dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan marketing, misalnya:

  • Promosi produk
  • Newsletter
  • Pengumuman
  • Penawaran khusus
  • Lead generation
  • Ajakan menghubungi bisnis

Elementor menyediakan editor visual untuk membuat popup serta pengaturan display conditions agar popup dapat ditampilkan berdasarkan kondisi tertentu.

Fitur seperti ini bisa membantu website bisnis membuat elemen marketing tanpa harus mengandalkan banyak plugin tambahan.


5. Dynamic Content

Website sederhana biasanya menampilkan konten secara statis.

Namun, website yang lebih kompleks sering membutuhkan dynamic content.

Misalnya sebuah website memiliki database produk atau custom post type. Anda mungkin ingin membuat satu template yang secara otomatis mengambil judul, gambar, harga, kategori, atau informasi tertentu dari data WordPress.

Elementor Pro menyediakan kemampuan Dynamic Content untuk menghubungkan desain dengan konten WordPress. Dukungan terhadap custom fields dan post types bergantung pada paket yang digunakan.

Fitur ini sangat berguna bagi developer, freelancer, maupun agency yang menangani website dengan struktur konten yang lebih kompleks.


6. WooCommerce

Jika Anda ingin membuat toko online menggunakan WordPress dan WooCommerce, Elementor Pro dapat memberikan kontrol desain yang lebih luas.

Pada paket tertentu, Elementor menyediakan berbagai WooCommerce widgets seperti:

  • Product Title
  • Product Images
  • Product Price
  • Add to Cart
  • Product Rating
  • Product Stock
  • Product Meta
  • Related Products
  • Upsells
  • Cart
  • Checkout
  • My Account

Namun, perlu diperhatikan bahwa fitur WooCommerce tidak tersedia pada semua paket Pro. Karena itu, sebelum membeli, pastikan paket yang dipilih memang sesuai dengan kebutuhan website Anda.


7. Custom CSS dan Custom Code

Jika Anda membutuhkan kontrol desain yang lebih detail, fitur custom CSS dapat menjadi sangat berguna.

Dengan custom CSS, developer dapat melakukan penyesuaian yang mungkin tidak tersedia melalui pengaturan visual standar.

Namun, fitur seperti Custom CSS dan Custom Code bergantung pada paket Elementor Pro tertentu, sehingga pengguna perlu memperhatikan perbandingan paket sebelum menentukan pilihan.


8. Template dan Website Building

Baik versi gratis maupun Pro dapat membantu pengguna bekerja dengan template. Namun, Elementor Pro memberikan akses terhadap berbagai Pro templates dan fitur profesional yang memperluas opsi desain.

Bagi freelancer atau pemilik bisnis, template dapat menghemat waktu karena tidak harus membuat setiap bagian website dari halaman kosong.

Template juga dapat dikustomisasi kembali sesuai kebutuhan branding.


Tabel Perbandingan Elementor Gratis vs Elementor Pro

FiturElementor GratisElementor Pro
Drag-and-drop editorβœ…βœ…
Widget dasarβœ…βœ…
Responsive editingβœ…βœ…
Template Libraryβœ…βœ…
Pro WidgetsβŒβœ…
Theme BuilderTerbatas/tidak tersediaβœ…
Form BuilderβŒβœ…
Dynamic ContentTerbatasβœ…
Popup Builder❌Tersedia pada paket tertentu
Custom CSS❌Tersedia pada paket tertentu
WooCommerce Builder❌Tersedia pada paket tertentu
Marketing featuresTerbatasLebih lengkap
CustomizationDasarLebih luas

Perlu dicatat bahwa fitur Elementor Pro dapat berbeda berdasarkan paket yang dipilih dan perubahan produk dari waktu ke waktu. Karena itu, selalu periksa fitur paket terbaru sebelum melakukan pembelian.


Apakah Elementor Gratis Sudah Cukup untuk Website Bisnis?

Jawabannya: bisa, tetapi tergantung kebutuhan.

Misalnya Anda hanya membutuhkan:

Logo β†’ headline β†’ deskripsi bisnis β†’ foto β†’ tombol kontak.

Elementor Gratis mungkin sudah cukup.

Namun, kebutuhan website bisnis sering berkembang.

Anda mungkin membutuhkan:

  • Header custom.
  • Footer custom.
  • Landing page marketing.
  • Form lead generation.
  • Popup promosi.
  • Template artikel.
  • Custom archive.
  • Dynamic content.
  • Integrasi WooCommerce.
  • Desain yang lebih konsisten.
  • Fitur profesional untuk meningkatkan workflow.

Pada kondisi seperti itu, Elementor Pro mulai menjadi pilihan yang lebih relevan.


Siapa yang Sebaiknya Menggunakan Elementor Gratis?

Elementor Gratis cocok untuk:

1. Pemula

Jika Anda baru belajar WordPress, versi gratis merupakan cara yang baik untuk memahami dasar-dasar page builder.

2. Blogger

Untuk blog sederhana yang tidak membutuhkan banyak custom functionality, Elementor Gratis dapat menjadi pilihan praktis.

3. Website sederhana

Website personal atau halaman informasi sederhana juga dapat dibuat menggunakan versi gratis.


Siapa yang Sebaiknya Menggunakan Elementor Pro?

Elementor Pro lebih cocok dipertimbangkan oleh:

1. Pemilik bisnis

Website bisnis sering membutuhkan desain profesional dan fitur untuk mendapatkan leads.

2. Freelancer

Freelancer dapat menggunakan fitur profesional untuk mempercepat pengerjaan website klien.

3. Digital agency

Agency yang mengelola banyak website biasanya membutuhkan workflow yang lebih fleksibel.

4. Pemilik toko online

Jika website menggunakan WooCommerce dan membutuhkan kontrol desain lebih luas, fitur Pro pada paket yang sesuai dapat membantu.

5. Developer WordPress

Developer dapat memanfaatkan Theme Builder, Dynamic Content, Custom CSS, dan fitur lainnya untuk membuat website dengan struktur yang lebih kompleks.


Apakah Elementor Pro Wajib Dibeli?

Tidak.

Ini merupakan poin penting.

Elementor Pro bukan sesuatu yang wajib untuk setiap website WordPress.

Jika kebutuhan Anda sederhana dan semua fitur yang dibutuhkan sudah tersedia pada versi gratis, tidak ada alasan untuk membeli Pro hanya karena ingin mengikuti tren.

Sebaliknya, jika Anda membutuhkan fitur yang memang hanya tersedia pada versi Pro, maka upgrade dapat memberikan manfaat yang lebih besar.

Jadi, keputusan terbaik bukan berdasarkan pertanyaan:

β€œMana yang lebih bagus?”

Tetapi:

β€œFitur mana yang saya butuhkan untuk website saya?”

Dengan pendekatan tersebut, Anda bisa menghindari pengeluaran yang tidak diperlukan sekaligus mendapatkan tool yang sesuai dengan kebutuhan.


Kesimpulan: Elementor Gratis vs Elementor Pro, Pilih yang Mana?

Perbedaan utama antara Elementor Gratis dan Elementor Pro bukan hanya soal harga.

Elementor Gratis sudah menyediakan fondasi untuk membuat halaman WordPress menggunakan editor visual. Untuk website sederhana, kemampuan tersebut mungkin sudah memadai.

Sementara itu, Elementor Pro memberikan lebih banyak kemampuan profesional, seperti Pro Widgets, Theme Builder, Form Builder, Dynamic Content, fitur marketing, serta fitur WooCommerce pada paket tertentu.

Jika Anda hanya ingin membuat website sederhana, mulai dari Elementor Gratis adalah pilihan yang masuk akal.

Tetapi jika Anda ingin membangun website bisnis, landing page profesional, company profile, toko online, atau website untuk klien, Elementor Pro layak dipertimbangkan karena memberikan kontrol dan fitur yang lebih luas.

Yang paling penting, pilih lisensi resmi/original dan pastikan paket yang digunakan sesuai dengan kebutuhan website Anda. Hindari memilih hanya berdasarkan harga paling murah tanpa memperhatikan keaslian lisensi, dukungan, dan ketentuan penggunaannya.


πŸš€ Ingin Menggunakan Elementor Pro Original?

Jika Anda membutuhkan Elementor Pro Lisensi Original untuk membangun website dengan fitur yang lebih lengkap, Anda dapat melihat produk Elementor Pro dari OurDigital Store

πŸ‘‰ Cek Elementor Pro Lisensi Original di OurDigital Store

Jika masih bingung menentukan pilihan atau membutuhkan bantuan terkait setup Elementor Pro, Anda juga dapat menghubungi OurDigital Store melalui WhatsApp

πŸ’¬ Konsultasi & Tanya Elementor Pro via WhatsApp

Mulai bangun website WordPress yang lebih profesional dengan Elementor Pro Original dan gunakan fitur sesuai kebutuhan website Anda.